Event Highlights

Telkom University Purwokerto Dukung UMKM Batik Dejarumi melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna

Upaya meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya diwujudkan oleh dosen Program Studi Bisnis Digital Telkom University Kampus Purwokerto melalui program pengabdian kepada masyarakat yang menyasar Dejarumi, usaha fashion batik modern asal Purwokerto Barat yang telah beroperasi sejak 2020.

By Admin Digifest · · 2 min read
Telkom University Purwokerto Dukung UMKM Batik Dejarumi melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna

PURWOKERTO — Upaya meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya diwujudkan oleh dosen Program Studi Bisnis Digital Telkom University Kampus Purwokerto melalui program pengabdian kepada masyarakat yang menyasar Dejarumi, usaha fashion batik modern asal Purwokerto Barat yang telah beroperasi sejak 2020.

Dejarumi merupakan UMKM yang mengembangkan produk batik modern dengan karakter eksklusif sekaligus membawa misi pemberdayaan sosial. Dalam kegiatan operasionalnya, usaha ini melibatkan pekerja penyandang disabilitas, terutama individu tunarungu dan tunawicara. Meski memiliki peluang pasar yang menjanjikan, keterbatasan fasilitas produksi menjadi salah satu kendala dalam memenuhi permintaan konsumen.

Penggunaan mesin jahit lama dinilai belum mampu menunjang proses produksi secara optimal. Kondisi tersebut berpotensi memperlambat penyelesaian pesanan dan membatasi kemampuan usaha dalam meningkatkan kapasitas produksinya.

Sebagai langkah untuk mengatasi kendala tersebut, tim pengabdian masyarakat Telkom University Purwokerto memberikan dukungan berupa mesin jahit modern sebagai bentuk penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG). Kegiatan ini dipimpin oleh Muhammad Eka Purbaya, S.T., M.Eng., dengan anggota tim Silvia Van Marsally, S.E., M.M., dan Kurnia Indah Sumunar, S.E., M.Ak.

Penggunaan mesin jahit modern diharapkan dapat menunjang proses produksi melalui kecepatan kerja yang lebih tinggi, hasil jahitan yang lebih presisi, serta penggunaan energi yang lebih efisien. Selain itu, desain mesin yang ergonomis diharapkan mampu mendukung kenyamanan pekerja dalam menjalankan aktivitas produksi sehari-hari.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Eka Purbaya, menyampaikan bahwa penerapan teknologi tersebut ditargetkan dapat meningkatkan kapasitas produksi Dejarumi hingga 50 persen. Peningkatan ini diharapkan berjalan seiring dengan pemangkasan waktu pengerjaan dan perbaikan konsistensi kualitas jahitan, sehingga produk yang dihasilkan semakin memenuhi standar produksi konveksi.

Pelaksanaan program tidak berhenti pada penyediaan peralatan. Tim juga menjalankan serangkaian kegiatan yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengadaan mesin, pelatihan pengoperasian bagi para pekerja termasuk pekerja penyandang disabilitas, serta pendampingan dan evaluasi proses produksi. Pendekatan partisipatif digunakan agar teknologi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara tepat dan didukung oleh peningkatan keterampilan pengguna.

Melalui program ini, Telkom University Purwokerto berupaya mendorong pengembangan UMKM yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas, tetapi juga memperhatikan aspek pemberdayaan sosial. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan bisnis Dejarumi, memperluas daya saing produk batik modern, serta mendukung pelestarian budaya batik sebagai bagian dari kekayaan wastra Nusantara di Banyumas.

umkm teknologi fashion